Pada post kali ini, mari kita membahas salah satu bahasa pemrograman yang sangat penting jika kamu ingin jadi web developer, yaitu PHP.
Pengenalan Dasar PHP - Menurut Agus Syaputra PHP atau yang memiliki Kepanjangan Hypertext Preprocessor merupakan suatu bahasa pemrograman yang difungsikan untuk membangun suatu Website dinamis. PHP menyatu dengan code HTML, maksudnya adalah beda kondisi.
Sedangkan HTML digunakan sebagai pembangunan atau pondasi dari kerangka layout web, sedangkan PHP difungsikan sebagai prosesnya sehingga dengan adanya PHP tersebut, Web akan sangat mudah di-maintanance.
Ada empat cara untuk memulai pemrograman PHP, diantaranya :
<?php ….. ?>
<? ….. ?>
<% …… %>
Struktur Script PHP
Kode-kode PHP dituliskan di antara tanda berikut ini:
<?php
... ... ...
?>
atau
<?
... ... ...
?>
<?php
... ... ...
?>
atau
<?
... ... ...
?>
Tips : diantara kedua aturan struktur di atas, sebaiknya gunakan struktur yang pertama (diawali dengan <?php dan diakhiri dengan ?>).
Mengapa? karena tidak semua web server mengenali struktur yang kedua.
Menyimpan File PHP
Script PHP yang dibuat harus disimpan dalam ekstensi .php. Apabila tidak, maka script tidak akan bisa dijalankan dan hanya dianggap teks biasa saja.
Ini adalah contoh program yang telah dibuat.
Setelah itu, save as program tersebut ke dalam penyimpanan yang diinginkan. Ketikkan nama file yang diinginkan, kemudian pilih dalam bentuk PHP.
Tampilan tersebut akan berubah warna seperti dibawah ini. Dan sebagai bukti bahwa file tersebut sudah tersimpan dalam bentuk PHP.
Menyisipkan Script PHP dalam Dokumen (X)HTML
Script PHP dapat juga disisipkan ke dalam dokumen (X)HTML. Berikut ini contohnya:
Ini
adalah program yang telah dibuat.
Kemudian, ketik alamat web yang dituju dengan dicantumkan nama folder yang disimpan yaitu localhost/23. Lalu, pilih nama file yang disimpan (contoh3.php).
Dan ini adalah tampilan yang ditampilkan di dalam web.
Penggunaan Variabel
Variabel dalam pemrograman digunakan untuk menyimpan suatu nilai dan jika suatu saat nilai tersebut diperlukan kembali untuk proses perhitungan, maka cukup memanggil nama variabel tersebut.
Dalam PHP, nama suatu variabel ditandai dengan tanda dollar ($). Berikut ini adalah sintaks untuk menyimpan nilai ke dalam suatu variabel.
$namaVariabel = nilai;
Ini adalah program yang telah dibuat.
Keterangan:
- Perintah pertama digunakan untuk menyimpan nilai berupa string ke dalam variabel bernama $teks.
- Perintah kedua digunakan untuk menyimpan nilai berupa bilangan bulat 4 ke dalam variabel bernama $sebuah_bilangan.
- Perintah ketiga digunakan untuk menyimpan nilai berupa bilangan riil 8.567 ke dalam variabel bernama $bilanganYanglain.
- Perintah keempat digunakan untuk menyimpan nilai yang tersimpan dalam variabel $teks, dalam hal ini juga “Hello World!”.
Catatan Penting :
Besar kecilnya huruf dalam nama variabel sangat berpengaruh. Maksudnya misalnya kita membuat variabel $a dengan $A, keduanya adalah berbeda. Sifat ini dinamakan case sensitive. Jadi hati-hati dalam menuliskan nama variable.
Kemudian, ketik alamat web yang dituju dengan dicantumkan nama folder yang disimpan yaitu localhost/23. Lalu, pilih nama file yang disimpan (contoh11.php).
Ini adalah tampilan yang dihasilkan.
Menampilkan Nilai Variabel
Untuk menampilkan nilai yang telah tersimpan dalam variabel, kita gunakan echo. Berikut ini contohnya:


