Animated Rainbow Nyan Cat
Flag Counter

Sabtu, 16 Maret 2019

PENGAPLIKASIAN STATEMENT KONTROL - IF DALAM PHP


Haloo haloo sahabat blogger!

Pada post kali ini, kita akan membahas pengaplikasian Statement Kontrol - IF dalam PHP pada penyelesaian soal-soal. Langsung simak aja kuy🌈🌈🌈.

Contoh Soal 1


Buatlah form untuk memasukkan bilangan yang menyatakan tahun. Setelah form tersebut disubmit, maka akan muncul apakah tahun tersebut termasuk tahun kabisat atau tidak. Gunakan script PHP untuk membuat hal ini.


Ini adalah program yang telah dibuat.




Setelah itu, ketikan localhost/ di halaman web. Kemudian muncul tampilan seperti dibawah ini.



Pilih file yang sudah dibuat (tugas 1). Kemudian akan muncul hasilnya seperti ini. Masukkan tahun dan klik simpan.






Contoh Soal 2


Karyawan honorer di perusahan XXX digaji berdasarkan jumlah jam kerjanya selama satu minggu. Upah per jamnya adalah Rp. 2.000,-. Bila jumlah jam kerja selama satu minggunya lebih besar dari 48 jam, maka sisanya dianggap jam lembur dengan upah per jam lemburnya adalah Rp. 3.000,-. Buatlah form untuk memasukkan jumlah jam kerja selama satu minggu seorang karyawan. Setelah form disubmit, maka akan tampil jumlah upah yang diterima karyawan tersebut. Gunakan script PHP untuk membuat hal ini.

Ini adalah program yang telah dibuat.



Setelah itu, ketikan localhost/ di halaman web. Kemudian muncul tampilan seperti dibawah ini.



Pilih file yang sudah dibuat (tugas 2). Kemudian akan muncul hasilnya seperti ini. Masukkan jumlah jam kerja selama 1 minggu dan klik simpan.





Contoh Soal 3


Berat badan ideal ada kaitannya dengan tinggi badan
menentukan berat badan ideal rumusnya: tinggi badan –
dikurangi lagi dengan 10% dari hasil pengurangan pertama.
seseorang. Untuk 100, lalu hasilnya. Berdasarkan keterangan tersebut, buatlah form yang
digunakan untuk mengisikan tinggi badan seseorang (cm) dan berat badannya (kg). Setelah diisi, apabila form diklik maka akan muncul keterangan “Berat badan Anda ideal” atau “Berat badan Anda tidak ideal”. Berat badan seseorang dikatakan ideal apabila perbedaan berat badan orang tersebut terhadap berat badan idealnya tidak lebih dari 2 kg. Bila perbedaan keduanya lebih dari 2 kg, maka berat badannya dikatakan tidak ideal.

Ini adalah program yang telah dibuat.



Setelah itu, ketikan localhost/ di halaman web. Kemudian muncul tampilan seperti dibawah ini.


Pilih file yang sudah dibuat (tugas 3). Kemudian akan muncul hasilnya seperti ini. Masukkan berat badan dan tinggi badan dan klik simpan.



Contoh Soal 4

Buatlah form untuk memasukkan usia seseorang (dalam tahun). Setelah form tersebut diisi dan kemudian disubmit, maka akan muncul keterangan apakah usia yang diisikan tersebut termasuk usia tua, dewasa, anak-anak, dan balita dengan kriteria sbb:
Usia           Status
0 – 5           Balita
6 – 16         Anak-anak
17 – 50       Dewasa
> 50            Tua

Ini adalah program yang telah dibuat.



Setelah itu, ketikan localhost/ di halaman web. Kemudian muncul tampilan seperti dibawah ini.


Pilih file yang sudah dibuat (tugas 5). Kemudian akan muncul hasilnya seperti ini. Masukkan usia Anda dan klik simpan.



Contoh Soal 5

Perhatikan kembali dua script yang ekuivalen untuk mengkonversi nilai angka ke huruf seperti yang pernah diberikan sebelumnya. Analisislah kedua script yang ekuivalen tersebut, dan jelaskan mengapa kedua script ekuivalen!.

Ini adalah program yang telah dibuat.



Setelah itu, ketikan localhost/ di halaman web. Kemudian muncul tampilan seperti dibawah ini.


Pilih file yang sudah dibuat (tugas 4). Kemudian akan muncul hasilnya seperti ini. Masukkan usia Anda dan klik simpan.




Contoh Soal 6

Soal analog no. 2, namun dalam hal ini terdapat 4 jenis upah perjam nya dibedakan berdasarkan golongan:
Golongan      Upah perjam
A                    Rp. 4.000,-
B                    Rp. 5.000,-
C                    Rp. 6.000,-
D                    Rp. 7.500,-
Sedangkan upah lemburnya dihitung sama untuk setiap golongan, yaitu Rp.
3.000,- per jamnya. Buatlah form untuk mengisikan jumlah jam kerja selama seminggu, dan juga memilih golongan karyawannya (gunakan combo box). Apabila form tersebut disubmit maka akan muncul jumlah upah yang diperoleh karyawan.

Ini adalah program yang telah dibuat.


Setelah itu, ketikan localhost/ di halaman web. Kemudian muncul tampilan seperti dibawah ini.


Pilih file yang sudah dibuat (tugas 6). Kemudian akan muncul hasilnya seperti ini. Masukkan usia Anda dan klik simpan.


Demikian postingan artikel kali ini, semoga dapat dimengerti dan bermanfaat untuk teman-teman. Jika ada yang ingin ditanyakan, cukup tuliskan di kolom komentar.
Terimakasih.


Salam sahabat blogger!










STATEMENT KONTROL - IF


Haloo haloo sahabat blogger!


Pada post kali ini, kita akan membahas Statement Kontrol - IF. Langsung simak aja kuy🌈🌈🌈.

Sekarang kita masuk ke bagian yang sangat penting dalam programming yaitu statement kontrol. Mengapa sangat penting? Karena dengan statement ini kita bisa mengontrol aliran program/script.


Pada contoh-contoh script yang sudah saya berikan dalam artikel-artikel sebelumnya hanya terdiri dari satu aliran program saja, yaitu top – down. Artinya top – down apa? Artinya setiap perintah yang ada dijalankan satu-persatu mulai dari atas sampai dengan paling bawah, dan selesai. Kita ambil contoh script PHP berikut ini yang digunakan untuk menampilkan luas sebuah persegi panjang dengan panjang 10 satuan luas dan lebar 15 satuan luas.



Ini adalah contoh script yang telah dibuat.




Setelah itu, ketikan localhost/ di halaman web. Kemudian muncul tampilan seperti dibawah ini.


Pilih file yang sudah dibuat (contoh 10). Kemudian akan muncul hasilnya seperti ini. 


Script di atas menggunakan sebuah aliran saja. Pertama jalankan perintah paling atas ($panjang = 10;), lalu jalankan perintah kedua ($lebar = 15), kemudian jalankan perintah untuk menghitung luas, dan terakhir tampilkan luasnya, selesai.

Dalam dunia pemrograman umumnya, terdapat 2 jenis statement kontrol yaitu: statement kontrol kondisional (bersyarat) dan statement kontrol perulangan (looping).



  • Statement Kontrol Kondisional 
Adalah statement kontrol yang digunakan untuk mengatur kapan suatu perintah akan dijalankan. Dengan statement ini kita bisa mengatur kapan suatu perintah akan dijalankan, yaitu ketika telah dipenuhinya suatu syarat tertentu.

  • Statement Kontrol Perulangan 

Adalah statement kontrol yang digunakan untuk mengatur perintah yang dijalankan secara berulang-ulang.

Dalam PHP, terdapat dua buah statement kontrol yang termasuk statement kontrol kondisional, yaitu IF dan CASE OF. Sedangkan yang termasuk statement kontrol perulangan adalah: FOR, WHILE, DO WHILE dan FOREACH.


Jika sore ini hujan, maka saya akan menghabiskan waktu di rumah.


Pernyataan di atas mengandung sebab akibat. Bila Anda lihat, keterangan sore ini hujan adalah merupakan suatu syarat. Apa akibatnya bila syarat tersebut terpenuhi? Ya, saya akan menghabiskan waktu di rumah. Dengan demikian, saya akan menghabiskan waktu di rumah ini hanya akan dilakukan apabila syaratnya terpenuhi atau sore ini hujan.


Dalam dunia logika, istilah terpenuhinya suatu syarat dapat dikatakan sebagai syarat tersebut bernilai BENAR atau TRUE.


Nah, bentuk pernyataan ‘jika… maka…’ pada contoh di atas dapat diadopsi dalam programming. Untuk menyatakan pernyataan tersebut dalam programming, khususnya

PHP, kita bisa menggunakan statement kontrol IF.

Adapun sintaks atau aturan penulisan If-nya adalah sebagai berikut:


if (syarat)

{
statement;
}

Catatan: Kata "if" harus ditulis dalam huruf kecil semua.


Dalam sintaks di atas, bagian statement akan dijalankan atau dilakukan jika syarat terpenuhi atau syarat bernilai benar/true. Kemudian, bagaimana bila syarat tidak terpenuhi? Tentu, bagian statement tidak akan dijalankan atau dalam hal ini tidak melakukan apa-apa. Dengan demikian, nilai syarat haruslah han
ya ada dua kemungkinan, yaitu BENAR atau SALAH itu saja.

OPERATOR RASIONAL 

Terkadang untuk menyatakan suatu syarat, kita menggunakan operator pembanding atau relasional. Hasil penggunaan operator relasional ini akan diperoleh nilai BENAR atau SALAH. Berikut ini beberapa operator relasional yang dapat digunakan :




Ini adalah contoh script yang telah dibuat.


Setelah itu, ketikan localhost/ di halaman web. Kemudian muncul tampilan seperti dibawah ini.


Pilih file yang sudah dibuat (contoh 11). Kemudian akan muncul hasilnya seperti ini. 


Pada script di atas, nilai dari variabel $bil adalah 10. Selanjutnya terdapat statement IF yang di dalamnya terdapat syarat: jika nilai $bil lebih besar dari 5, maka tampilkan teks

‘Bilangan lebih besar dari 5. Dalam hal ini syarat bernilai BENAR, karena 10 > 5. Karena syarat bernilai BENAR, maka perintah echo " Bilangan lebih besar dari 5" akan dijalankan.


Berikut ada contoh script lagi.



Setelah itu, ketikan localhost/ di halaman web. Kemudian muncul tampilan seperti dibawah ini.

                                             

Pilih file yang sudah dibuat (contoh 12). Kemudian akan muncul hasilnya seperti ini. 


Pada script di atas, syarat bernilai SALAH, karena 10 tidak sama dengan 5. Dengan demikian perintah echo "Bilangan sama dengan 5" tidak akan dijalankan.

Operator Logika


Untuk menyatakan suatu syarat, kita dapat menggunakan operator logika. Masih ingatkah Anda dengan operator DAN, ATAU dan juga NEGASI, serta tabel kebenaran BENAR-SALAH? jangan dikira materi di SMA tersebut tidak ada gunanya. Materi tersebut akan dipakai dalam konsep pemrograman.



Dalam pemrograman PHP, terdapat beberapa operator logika yang bisa digunakan:



Sedangkan berikut ini tabel kebenaran dari masing-masing operator : 
                            Tabel hasil operasi logika AND








PENGAPLIKASIAN POST DAN GET REQUEST DALAM PHP

Haloo haloo sahabat blogger!

Pada post kali ini, kita akan membahas pengaplikasian Post dan Get Request dalam PHP pada penyelesaian soal-soal. Langsung simak aja kuy🌈🌈🌈.

Contoh Soal 1


Kembangkanlah  script  yang  telah  diberikan  pada  Tugas  1  Modul  5 (ada di post an blog sebelumnya)  dengan menambahkan form input untuk memasukkan saldo awal, besar bunga perbulan dan juga lama bulan. Jangan lupa untuk menambahkan tombol submit dan reset. Apabila tombol submit diklik, maka semua data input akan diproses ke script PHP untuk diolah menghasilkan saldo akhir pada bulan tertentu.


Ini adalah program yang telah dibuat.




Dan ini hasil yang ditampilkan.



Contoh Soal 2

Analog soal no. 1. Terapkan pada soal Tugas 2 Modul 5 (ada di post-an blog sebelumnya).

Ini adalah program yang telah dibuat.


Dan ini hasil yang ditampilkan.



Contoh Soal 3

Analog soal no. 1 dan 2. Terapkan pada soal Tugas 3 Modul 5 (ada di post-an blog sebelumnya).

Ini adalah program yang telah dibuat.



Dan ini hasil yang ditampilkan.



Contoh Soal 4

Rancanglah  sebuah  form  untuk  pendaftaran  online  mahasiswa  baru  dalam universitas X. Data yang nantinya dimasukkan dalam form pendaftaran adalah: Nama Lengkap (text box), Tempat Lahir (text box), Tanggal Lahir (gunakan 3 buah combo box masing-masing  untuk tanggal: 1-31, bulan: 1-12 dan tahun: 1970- 1987), Alamat Rumah (text area), Jenis Kelamin (gunakan radiobutton: pria/ wanita), Asal Sekolah (text box), Nilai UAN (text box). Tambahkan pula sebuah button dan reset.

Apabila data sudah diisi dan selanjutnya diklik tombol submit, maka kirim data ke sebuah script PHP untuk menampilkan apa yang telah diisikan dalam form tadi. Contoh output script bila nama yang diisikan adalah ‘Joko’.

Terimakasih Joko sudah mengisi form pendaftaran.
Nama Lengkap  : Joko
Tempat Lahir     : XXX
Tanggal Lahir    : TGL-BLN-THN
Alamat Rumah  : XXX
Jenis Kelamin   : Pria
Asal Sekolah     : XXX
Nilai UAN        : XXX

Ini adalah program yang telah dibuat.

(form)

(script)

Dan dibawah ini merupakan tampilan dari script yang telah dibuat.


Setelah memasukkan data yang diinginkan. Lalu tekan tombol “save” yang akan menampilkan hasil dari script yang telah dibuat.

Contoh Soal 5

Setelah Anda selesai membuat script dan form pada no. 4 di atas, coba ubah method=’post’  pada formnya menjadi method=’get’. Ubah pula $_POST[] dalam script PHP nya menjadi $_GET[]. Masih bisakah scriptnya bekerja? Coba amati efek  perubahan  tersebut  dan  jelaskan  apa  akibat  diberikannya  method=’get’ pada form?.

(form)


(script)


Dan dibawah ini merupakan tampilan dari script yang telah dibuat.

Setelah memasukkan data yang diinginkan. Lalu tekan tombol “save” yang akan menampilkan hasil dari script yang telah dibuat.


Analisa : 
Pada saat form belum di save, alamat web form tersebut masih berbentuk nama filenya dalam bentuk php. Sedangkan pada saat form di save, alamat web form tersebut otomatis langsung berubah menjadi data yang diinputkan ke dalam form tersebut.


Demikian postingan artikel kali ini, semoga dapat dimengerti dan bermanfaat untuk teman-teman. Jika ada yang ingin ditanyakan, cukup tuliskan di kolom komentar.
Terimakasih.


Salam sahabat blogger!