Haloo haloo sahabat blogger!
Pada post kali ini, kita akan membahas Statement FOR. Langsung simak aja kuy🌈🌈🌈.
Nah.. berdasarkan hal tersebut, terdapat 2 kondisi yang dapat menghentikan looping tersebut. Coba perhatikan 2 pernyataan sehari-hari berikut ini:
Hari ini saya makan bakso 10 kali.
Hari ini saya terus makan bakso sampai saya kenyang.
Kedua pernyataan di atas sama-sama mengandung proses yang diulang-ulang yaitu ‘makan bakso’. Namun proses ‘makan bakso’ dari kedua pernyataan tersebut berbeda cara berhentinya. Pernyataan pertama menunjukkan bahwa ‘makan bakso’ akan diulang-ulang sampai dengan 10 kali. Setelah sampai 10 kali, maka ‘makan bakso’ ini akan berhenti. Sedangkan pernyataan yang kedua, dalam hal ini jumlah berapa kali makan bakso tidak diketahui, namun yang diketahui hanyalah syarat kapan perulangan ini akan berhenti yaitu ketika ‘sudah kenyang’.
Kedua bentuk looping berdasarkan kapan berhentinya di atas diadopsi ke dalam konsep pemrograman. Dalam pemrograman, khususnya PHP, nantinya juga akan dijumpai bentuk-bentuk perulangan tersebut.
Untuk menyatakan looping yang telah diketahui jumlah perulangannya, kita bisa menggunakan statement FOR atau WHILE.
Sedangkan bila perulangannya tidak diketahui jumlah perulangannya atau hanya diketahui kondisi kapan dia harus berakhir maka bisa digunakan WHILE.
Dalam bab ini kita akan bahas terlebih dahulu statement FOR.
Sintaks statement FOR adalah sebagai berikut:
for (variabel = nilaiawal; variabel operatorlogika nilaiakhir; increment)
{
Proses yang diulang
}
Variabel yang digunakan pada FOR di atas, dinamakan variabel counter atau pencacah.
Demikian postingan artikel kali ini, semoga dapat dimengerti dan bermanfaat untuk teman-teman. Jika ada yang ingin ditanyakan, cukup tuliskan di kolom komentar.
Terimakasih.
Salam sahabat blogger!






















