Animated Rainbow Nyan Cat
Flag Counter

Senin, 15 April 2019

FUNCTION PADA PHP

Secara umum, bentuk function adalah seperti di bawah ini
function nama_function(parameter)
{
..
..
return variabel;
}
Keterangan:
Setiap function pasti dan harus memiliki nama function. Nama function ini nantinya
akan dipanggil oleh program utama bila akan digunakan. Parameter di sini sifatnya optional (boleh ada, boleh tidak). Parameter ini ibaratnya input yang akan diolah oleh function.
Sedangkan return variabel merupakan perintah untuk memberikan hasil setelah dikerjakan oleh function. Dalam hal ini perintah return variabel ini juga bersifat optional (boleh ada, boleh tidak).
Kapan return variabel ini digunakan? Dan kapan tidak perlu digunakan? return variabel ini perlu digunakan bila hasil dari pengolahan function ini akan digunakan untuk proses yang lain dalam program. Sedangkan bila hasil dari function tidak akan digunakan oleh program, maka tidak perlu diberikan perintah ini.
Contoh:
<?php
function jumlah($a, $b)
{
$c = $a + $b;
return $c;
}
echo “Hasil penjumlahannya = “.jumlah(3, 5);
?>

PENGAPLIKASIAN PENGGUNAAN COOKIE DALAM PHP

PENGGUNAAN COOKIE

Apa perbedaan antara SESSION dan COOKIE? 
Dari sisi fungsi atau kegunaan, keduanya adalah sama, namun perbedaannya adalah jika SESSION value disimpan dalam server web sedangkan value COOKIE disimpan dalam komputer client. 

Memang keduanya ada plus dan minusnya. Kelebihan SESSION adalah bahwa user tidak bisa menghapus value yang tersimpan kecuali dirinya sendiri, misal dengan menutup browser atau ketika dalam proses logout. Namun kelemahannya adalah ketika tiba-tiba jaringan internetnya putus setelah proses login. Bila jaringannya putus, maka otomatis SESSION akan terhapus sehingga apabila hal ini terjadi ketika Anda mengakses halaman web yang terdapat autentifikasi maka Anda diharuskan login kembali. 

Sedangkan COOKIE, value disimpan di komputer client. Dengan demikian value tersebut tetap tersimpan meskipun jaringan internetnya putus atau dalam kondisi offline. Namun kelemahannya adalah value COOKIE tersebut bisa dihapus oleh orang lain yang juga menggunakan komputer tersebut, atau mungkin user komputer tersebut telah menge- set  bahwa  browsernya  tidak  bisa  menerima  COOKIE  sehingga  COOKIE  tidak  bisa tersimpan dalam komputer client.

Cara Menyimpan Value Ke Dalam COOKIE 

Untuk menyimpan value ke dalam COOKIE caranya adalah dengan memberikan perintah berikut ini: 

setcookie("nama cookie", value, expired time); 

Pada perintah di atas, parameter ‘nama cookie’ bisa diisi dengan sebarang nama. Nama COOKIE  ini  seperti  halnya  Anda  memberi  nama  pada  SESSION.  Parameter  ‘value’
nantinya diisi dengan value yang akan disimpan. Sedangkan parameter ‘expired time’ adalah lama waktu untuk mengatur masa berlaku COOKIE. 

Catatan:
Nama COOKIE tidak boleh mengandung spasi

Expired Time dihitung dalam satuan detik 

Contoh: 

<?php 
$kata = "Saya sedang belajar COOKIE"; 
setcookie("mycookie", $kata, time()+3600); 
?> 

Script di atas akan menyimpan value berupa teks ‘Saya sedang belajar COOKIE’ ke dalam COOKIE.  Bila  script  di  atas  dijalankan,  maka  kita  bisa  lihat  valuenya  dalam  COOKIE. Apabila Anda menggunakan Firefox, maka cara melihat COOKIE nya adalah:

1. Klik TOOLS > OPTIONS
2. Pilih menu tab PRIVACY
3. Klik tombol SHOW COOKIES

4. Kemudian dicari nama situsnya, karena Anda mencobanya melalui LOCALHOST maka 

    LOCALHOST pada site name

5. Lalu akan tampil seperti pada gambar berikut ini 

Membaca Value Cookie 

Setelah COOKIE tersimpan, selanjutnya kita bisa membaca valuenya. Untuk membaca value COOKIE, caranya adalah menggunakan perintah
$_COOKIE['nama cookie']; 

Contoh: 

<?php 
if isset($_COOKIE['mycookie']) 
{
echo $_COOKIE['mycookie'];
} 
else echo "Cookie Tidak Ada"; 
?> 

Script di atas digunakan untuk menampilkan value dari COOKIE bernama ‘mycookie’ bila COOKIE tersebut ada (masih tersimpan dalam komputer), sedangkan bila sudah tidak ada maka tampilkan ‘Cookie Tidak Ada’.

PENGAPLIKASIAN SESSION DALAM PHP

Minggu, 07 April 2019

MENGENAL MENGENAI SESSION PADA PHP

Halo haloo sahabat blogger!
Pada artikel kali ini, kita akan mengupas mengenai Session.
Misalkan kita memiliki sebuah form sebagai berikut:
<form method="post" action="submit.php">
Bilangan ke-1 <input type="text" name="bil1" /><br /> 
Bilangan ke-1 <input type="text" name="bil1" /><br />
<input type="submit" name="submit" value="Submit" />
</form>
Form di atas digunakan untuk memasukkan dua buah bilangan. Selanjutnya kita buat script untuk membaca kedua bilangan yang diinputkan tersebut.
submit.php
<?php
$bil1 = $_POST['bil1'];
$bil2 = $_POST['bil2'];
echo "Anda memasukkan bilangan ke-1 : ".$bil1."<br />";
echo "Anda memasukkan bilangan ke-2 : ".$bil2."<br />";
echo "<a href='lanjut.php'>Kliki</a>";
?>
Apabila kita telah memasukkan dua buah bilangan melalui form, kemudian mensubmitnya maka pada script submit.php akan memunculkan kedua bilangan tersebut dengan sukses. Pada submit.php ini terdapat pula link menuju script lanjut.php. Dalam script lanjut.php ini, kita juga akan menampilkan kedua bilangan yang diinputkan sebelumnya.
lanjut.php
<?php
echo "Anda memasukkan bilangan ke-1 : ".$bil1."<br />";
echo "Anda memasukkan bilangan ke-2 : ".$bil2."<br />";
echo "<a href='lanjut.php'>Kliki</a>";
?>
Dengan menggunakan SESSION, kita tidak perlu menuliskan nilai input dalam URL link. Nilai input ini nantinya akan disimpan dalam suatu variabel SESSION. Selama browser kita masih aktif (browser belum ditutup) atau sengaja dinonaktifkan (dihapus) SESSION nya, maka variabel SESSION ini masih terus aktif.
Nilai yang disimpan dalam variabel SESSION ini bisa dibaca atau dikenali di beberapa halaman script. Beda dengan variabel biasa. Kalau variabel biasa itu hanya dikenali pada halaman script tersebut saja.
Mengaktifkan SESSION nya terlebih dahulu menggunakan perintah session_start();Setelah SESSION aktif, barulah kita bisa membuat variabel SESSION untuk menyimpan nilai.
$_SESSION[‘namaSession’] = value;
Nilai yang bisa disimpan dalam SESSION ini bisa berupa bilangan, array, karakter maupun string. Sehingga apabila konsep ini diterapkan pada contoh di atas, maka berikut ini adalahscript submit.php yang telah dimodifikasi
submit.php
<?php
session_start(); // mengaktifkan SESSION
$bil1 = $_POST['bil1'];
$bil2 = $_POST['bil2'];
// menyimpan kedua bilangan ke dalam SESSION
$_SESSION['bil1'] = $bil1;
$_SESSION['bil2'] = $bil2;
echo "Anda memasukkan bilangan ke-1 : ".$bil1."<br />";
echo "Anda memasukkan bilangan ke-2 : ".$bil2."<br />";
echo "<a href='lanjut.php'>Kliki</a>";
?>
Menampilkan nilai kedua bilangan yang disimpan dalam SESSION
lanjut.php
<?php
session_start();
// membaca nilai dari variabel SESSION
$bil1 = $_SESSION['bil1'];
$bil2 = $_SESSION['bil2'];
echo "Anda memasukkan bilangan ke-1 : ".$bil1."<br />";
echo "Anda memasukkan bilangan ke-2 : ".$bil2."<br />";
?>

PENGAPLIKASIAN ARRAY DALAM PHP

ARRAY (LARIK) PADA PHP

Halo haloo sahabat blogger!
Pada artikel kali ini, kita akan mengupas mengenai Array. Array  adalah suatu variabel yang mempresentasikan kumpulan data. Setiap data yang terdapat dalam array menempati alamat memori yang berbeda yang disebut elemen array. Selanjutnya untuk mengakses nilai dari suatu elemen , kita menggunakan indeks dari array.
Analoginya dijelaskan dalam gambar berikut:
Capture
logika gampangnya X seperti apartemen yang memiliki kamar sejumlah N. Tiap tiap kamar memiliki ruangan yang bernomor 0, 1, 2, …, N-1. Nah didalam ruangan ini, bisa diassign beberapa nilai.
Dalam PHP, untuk mendeklarasikan suatu variabel (misalkan $x) bertipe data array
adalah sebagai berikut:
$x = array();

untuk mengassign suatu nilai ke dalam ruangan array adalah sebagai berikut:
<?php
$x = array();
$x[3] = 10;
$x[5] = "Assalamualaikum";
?>
atau bisa juga seperti berikut:
<?php
$x = array(10, 12, 3, 44, 50, "hallo");
?>
Note: variabel bertipe data array ini bisa diassign dengan berbagai tipe data.