Animated Rainbow Nyan Cat
Flag Counter

Sabtu, 16 Maret 2019

STATEMENT KONTROL - IF


Haloo haloo sahabat blogger!


Pada post kali ini, kita akan membahas Statement Kontrol - IF. Langsung simak aja kuy🌈🌈🌈.

Sekarang kita masuk ke bagian yang sangat penting dalam programming yaitu statement kontrol. Mengapa sangat penting? Karena dengan statement ini kita bisa mengontrol aliran program/script.


Pada contoh-contoh script yang sudah saya berikan dalam artikel-artikel sebelumnya hanya terdiri dari satu aliran program saja, yaitu top – down. Artinya top – down apa? Artinya setiap perintah yang ada dijalankan satu-persatu mulai dari atas sampai dengan paling bawah, dan selesai. Kita ambil contoh script PHP berikut ini yang digunakan untuk menampilkan luas sebuah persegi panjang dengan panjang 10 satuan luas dan lebar 15 satuan luas.



Ini adalah contoh script yang telah dibuat.




Setelah itu, ketikan localhost/ di halaman web. Kemudian muncul tampilan seperti dibawah ini.


Pilih file yang sudah dibuat (contoh 10). Kemudian akan muncul hasilnya seperti ini. 


Script di atas menggunakan sebuah aliran saja. Pertama jalankan perintah paling atas ($panjang = 10;), lalu jalankan perintah kedua ($lebar = 15), kemudian jalankan perintah untuk menghitung luas, dan terakhir tampilkan luasnya, selesai.

Dalam dunia pemrograman umumnya, terdapat 2 jenis statement kontrol yaitu: statement kontrol kondisional (bersyarat) dan statement kontrol perulangan (looping).



  • Statement Kontrol Kondisional 
Adalah statement kontrol yang digunakan untuk mengatur kapan suatu perintah akan dijalankan. Dengan statement ini kita bisa mengatur kapan suatu perintah akan dijalankan, yaitu ketika telah dipenuhinya suatu syarat tertentu.

  • Statement Kontrol Perulangan 

Adalah statement kontrol yang digunakan untuk mengatur perintah yang dijalankan secara berulang-ulang.

Dalam PHP, terdapat dua buah statement kontrol yang termasuk statement kontrol kondisional, yaitu IF dan CASE OF. Sedangkan yang termasuk statement kontrol perulangan adalah: FOR, WHILE, DO WHILE dan FOREACH.


Jika sore ini hujan, maka saya akan menghabiskan waktu di rumah.


Pernyataan di atas mengandung sebab akibat. Bila Anda lihat, keterangan sore ini hujan adalah merupakan suatu syarat. Apa akibatnya bila syarat tersebut terpenuhi? Ya, saya akan menghabiskan waktu di rumah. Dengan demikian, saya akan menghabiskan waktu di rumah ini hanya akan dilakukan apabila syaratnya terpenuhi atau sore ini hujan.


Dalam dunia logika, istilah terpenuhinya suatu syarat dapat dikatakan sebagai syarat tersebut bernilai BENAR atau TRUE.


Nah, bentuk pernyataan ‘jika… maka…’ pada contoh di atas dapat diadopsi dalam programming. Untuk menyatakan pernyataan tersebut dalam programming, khususnya

PHP, kita bisa menggunakan statement kontrol IF.

Adapun sintaks atau aturan penulisan If-nya adalah sebagai berikut:


if (syarat)

{
statement;
}

Catatan: Kata "if" harus ditulis dalam huruf kecil semua.


Dalam sintaks di atas, bagian statement akan dijalankan atau dilakukan jika syarat terpenuhi atau syarat bernilai benar/true. Kemudian, bagaimana bila syarat tidak terpenuhi? Tentu, bagian statement tidak akan dijalankan atau dalam hal ini tidak melakukan apa-apa. Dengan demikian, nilai syarat haruslah han
ya ada dua kemungkinan, yaitu BENAR atau SALAH itu saja.

OPERATOR RASIONAL 

Terkadang untuk menyatakan suatu syarat, kita menggunakan operator pembanding atau relasional. Hasil penggunaan operator relasional ini akan diperoleh nilai BENAR atau SALAH. Berikut ini beberapa operator relasional yang dapat digunakan :




Ini adalah contoh script yang telah dibuat.


Setelah itu, ketikan localhost/ di halaman web. Kemudian muncul tampilan seperti dibawah ini.


Pilih file yang sudah dibuat (contoh 11). Kemudian akan muncul hasilnya seperti ini. 


Pada script di atas, nilai dari variabel $bil adalah 10. Selanjutnya terdapat statement IF yang di dalamnya terdapat syarat: jika nilai $bil lebih besar dari 5, maka tampilkan teks

‘Bilangan lebih besar dari 5. Dalam hal ini syarat bernilai BENAR, karena 10 > 5. Karena syarat bernilai BENAR, maka perintah echo " Bilangan lebih besar dari 5" akan dijalankan.


Berikut ada contoh script lagi.



Setelah itu, ketikan localhost/ di halaman web. Kemudian muncul tampilan seperti dibawah ini.

                                             

Pilih file yang sudah dibuat (contoh 12). Kemudian akan muncul hasilnya seperti ini. 


Pada script di atas, syarat bernilai SALAH, karena 10 tidak sama dengan 5. Dengan demikian perintah echo "Bilangan sama dengan 5" tidak akan dijalankan.

Operator Logika


Untuk menyatakan suatu syarat, kita dapat menggunakan operator logika. Masih ingatkah Anda dengan operator DAN, ATAU dan juga NEGASI, serta tabel kebenaran BENAR-SALAH? jangan dikira materi di SMA tersebut tidak ada gunanya. Materi tersebut akan dipakai dalam konsep pemrograman.



Dalam pemrograman PHP, terdapat beberapa operator logika yang bisa digunakan:



Sedangkan berikut ini tabel kebenaran dari masing-masing operator : 
                            Tabel hasil operasi logika AND








Tidak ada komentar:

Posting Komentar